Pengertian Modul Kernel LinuxModul kernel Linux adalah bagian dari kernel Linux yang dapat dikompilasi, dipanggil dan dihapus secara terpisah dari bagian kernel lainnya saat dibutuhkan. Modul kernel dapat menambah fungsionalitas kernel tanpa perlu me-reboot sistem. Secara teori tidak ada yang dapat membatasi apa yang dapat dilakukan oleh modul kernel. Kernel modul dapat mengimplementasikan antara lain device driver, sistem berkas, protokol jaringan.
Modul kernel Linux memudahkan pihak lain untuk meningkatkan fungsionalitas kernel tanpa harus membuat sebuah kernel monolitik dan menambahkan fungsi yang mereka butuhkan langsung ke dalam image dari kernel. Selain hal tersebut akan membuat ukuran kernel menjadi lebih besar, kekurangan lainnya adalah mereka harus membangun dan me-reboot kernel setiap saat hendak menambah fungsi baru. Dengan adanya modul maka setiap pihak dapat dengan mudah menulis fungsi-fungsi baru dan bahkan mendistribusikannya sendiri, di luar GPL.
Kernel modul juga memberikan keuntungan lain yaitu membuat sistem Linux dapat dinyalakan dengan kernel standar yang minimal, tanpa tambahan device driver yang ikut dipanggil. Device driver yang dibutuhkan dapat dipanggil kemudian secara eksplisit maupun secara otomatis saat dibutuhkan.Terdapat tiga komponen untuk menunjang modul kernel Linux. Ketiga komponen tersebut adalah manajemen modul, registrasi driver, dan mekanisme penyelesaian konflik. Berikut akan dibahas ketiga komponen pendukung tersebut.
Kernel adalah sebuah aplikasi dari sistem operasi yang tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer. hal tersebut disebabkan karena akses terhadap perangkat keras yang sangat terbatas sedangkan ada aplikasi yang musti dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka disitulah letak tugas kernel mengatur kapan dan berapa lama suatu program atau aplikasi dapat menggunakan suatu perangkat keras tersebut.
Selasa, 13 Januari 2009
Penjelasan Struktur Direktori Linux
Berikut ini merupakan struktur direktori linux
^ / - Root direktori yang membentuk basis sistem file. Semua file dan direktori secara logis ada didalam root direktori tidak perduli dengan lokasi fisik mereka.
^ /bin - Memuat program yang dapat dieksekusi yang merupakan bagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.
^ /boot - Memuat Linux Kernel dan file lain yang dibutuhkan LILO dan GRUB boot manajer.
^ /dev - Memuat semua file perangkat keras. Linux memperlakukan semua perangkat keras komputer seperti sebuah file yang spesial. Semua file seperti ini terletak di /dev.
^ /etc - Memuat semua sistem konfigurasi file dan skrip instalasi pada /etc/rc.d sub direktori.
^ /home - Direktori Home menyimpan semua direktori home user.
^ /lib - Memuat file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
^ /lost+found - Direktori untuk file yang hilang. Semua partisi disk memiliki direktori lost+found.
^ /media - Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.
^ /mnt - Direktori untuk mounting filesistem sementara.
^ /opt - Data - data instal/copy untuk aplikasi opsional .
^ /proc - Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakup informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.
^ /root - Direktori Home untuk root user.
^ /sbin - Memuat file administrasi yang dapat dieksekusi seperti mount, shutdown, umount.
^ /srv - Memuat data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan sistem.
^/sys - Direktori spesial yang memuat informasi mengenai perangkat keras seperti yang terlihat oleh Linux.
^ /tmp - Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap sistem boot.
^ /usr - Memuat sub direktori untuk banyak program seperti sistem X Windows.
^/usr/bin - Memuat file yang dapat dieksekusi untuk banyak perintah Linux yang bukan merupakan bagian dari OS Linux.
^/usr/include - Memuat file - file header dari bahasa pemrograman C dan C++.
^ /usr/lib - Memuat file - file library untuk bahasa pemrograman C dan C++.
^ /usr/local - Memuat data lokal. Ia memuat direktori yang sama seperti /usr.
^ /usr/sbin - Memuat perintah - perintah administratif.
^ /usr/share - Memuat data yang dipakai oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumentasi.
^ /usr/src - Memuat source codeuntuk Linux kernel.
^ /var - Memuat bermacam sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain - lain. Yang sering kali terus berubah isinya.
^/var/cache - Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.
^ /var/lib - Memuat informasi tentang status aplikasi - aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini saat mereka bekerja.
^/var/lock - Memuat file yang dikunci agar hanya dapat dipakai oleh satu aplikasi saja.
^ /var/log - Memuat log dari aplikasi yang berbeda.
^ /var/mail - Memuat email pemilik.
^ /var/opt - Memuat data variabel untuk paket yang disimpan di direktori /opt.
^ /var/run - Memuat data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.
^ /var/spool - Memuat data yang menunggu untuk diproses.
^ /var/tmp - Memuat file sementara, isi direktori ini tidak dihapus saat sistem dimatikan.
^ / - Root direktori yang membentuk basis sistem file. Semua file dan direktori secara logis ada didalam root direktori tidak perduli dengan lokasi fisik mereka.
^ /bin - Memuat program yang dapat dieksekusi yang merupakan bagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.
^ /boot - Memuat Linux Kernel dan file lain yang dibutuhkan LILO dan GRUB boot manajer.
^ /dev - Memuat semua file perangkat keras. Linux memperlakukan semua perangkat keras komputer seperti sebuah file yang spesial. Semua file seperti ini terletak di /dev.
^ /etc - Memuat semua sistem konfigurasi file dan skrip instalasi pada /etc/rc.d sub direktori.
^ /home - Direktori Home menyimpan semua direktori home user.
^ /lib - Memuat file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
^ /lost+found - Direktori untuk file yang hilang. Semua partisi disk memiliki direktori lost+found.
^ /media - Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.
^ /mnt - Direktori untuk mounting filesistem sementara.
^ /opt - Data - data instal/copy untuk aplikasi opsional .
^ /proc - Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakup informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.
^ /root - Direktori Home untuk root user.
^ /sbin - Memuat file administrasi yang dapat dieksekusi seperti mount, shutdown, umount.
^ /srv - Memuat data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan sistem.
^/sys - Direktori spesial yang memuat informasi mengenai perangkat keras seperti yang terlihat oleh Linux.
^ /tmp - Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap sistem boot.
^ /usr - Memuat sub direktori untuk banyak program seperti sistem X Windows.
^/usr/bin - Memuat file yang dapat dieksekusi untuk banyak perintah Linux yang bukan merupakan bagian dari OS Linux.
^/usr/include - Memuat file - file header dari bahasa pemrograman C dan C++.
^ /usr/lib - Memuat file - file library untuk bahasa pemrograman C dan C++.
^ /usr/local - Memuat data lokal. Ia memuat direktori yang sama seperti /usr.
^ /usr/sbin - Memuat perintah - perintah administratif.
^ /usr/share - Memuat data yang dipakai oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumentasi.
^ /usr/src - Memuat source codeuntuk Linux kernel.
^ /var - Memuat bermacam sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain - lain. Yang sering kali terus berubah isinya.
^/var/cache - Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.
^ /var/lib - Memuat informasi tentang status aplikasi - aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini saat mereka bekerja.
^/var/lock - Memuat file yang dikunci agar hanya dapat dipakai oleh satu aplikasi saja.
^ /var/log - Memuat log dari aplikasi yang berbeda.
^ /var/mail - Memuat email pemilik.
^ /var/opt - Memuat data variabel untuk paket yang disimpan di direktori /opt.
^ /var/run - Memuat data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.
^ /var/spool - Memuat data yang menunggu untuk diproses.
^ /var/tmp - Memuat file sementara, isi direktori ini tidak dihapus saat sistem dimatikan.
Kamis, 04 Desember 2008
cara untuk mengganti password jika user lupa :
1. cara mengganti password root :
^ ketik passwd root
^ ketik password baru yang akan digunakan.
^ ulangi mengetik password barunya agar linux bisa menyimpan di dictionary
selesai.. itulah cara jika anda lupa password root.
2. cara mengganti password user
^ ketik passwd user
^ ketik password baru yang akan digunakan
^ ulangi mengetik password barunya agar linux bisa menyimpannya.
selesai...............
1. cara mengganti password root :
^ ketik passwd root
^ ketik password baru yang akan digunakan.
^ ulangi mengetik password barunya agar linux bisa menyimpan di dictionary
selesai.. itulah cara jika anda lupa password root.
2. cara mengganti password user
^ ketik passwd user
^ ketik password baru yang akan digunakan
^ ulangi mengetik password barunya agar linux bisa menyimpannya.
selesai...............
Rabu, 03 Desember 2008
Perintah Dasar Linux Suse 11.0
- Membuat user baru : user add contoh, xtkj1
- Menghapus user : userdel contoh, xtkj1
- Membuat group : groupadd contoh xtkj1
- Menghapus group : groupadd contoh xtkj1
- Untuk masuk menu yast : ketik “yast”
- Membuat direktori baru : mkdir contoh xtkj1
- Untuk melihat foldernya : ketik “ls” kemudian cari x tkj1
- Untuk menghapus folder : rmdir contoh xtkj1
- Untuk melihat isi directory : contoh ls /home/instruktur/documents/
- Menghapus layar : “clear”
- Untuk bantuan membuat banyak directory : man mkdir
- Untuk kembali ke menu sebelumnya dari man : esc kemudian enter lalu Q
- Membuat banyak directory pada satu folder : missal, mkdir –p smknpur/TI/xtkj1/siswa
- Untuk masuk folder pada terminal : missal cd /home/instruktur/smknpur/ atau cd /home/instruktur/smknpur
- untuk kembali ke folder sebelumnya : “cd..”
- untuk kembali ke folder awal : “cd”
- untuk menghapus banyak folder dalam satu folder : missal rm –rf smknpur
- untuk menjadi root : “su” kemudian masukkan passwordnya
- mengedit teks yang kita buat : vi /home/instruktur/data1.odt kemudian tekan I untuk masuk menu insert atau bisa mengedit teks tadi.
- untuk kembali tekan esc dua kali.
- untuk menulis hasil teks yang kita buat tadi tekan w kemudian q kemudian enter.
- untuk melihat yang ditulis : cat /home/instruktur/documents/data1.odt
- untuk membuat teks : ketik “touch” kemudian cari folder yang akan dibuat penyimpanan missal : /home/instruktur/documents/test.odt
- mengubah nama file dan format file : mv data1.odt xtkj1.txt
- untuk mengcopy file : cp /home/instruktur/
- untuk memindah file : mv /home/datasmk/
- untuk membuka root terminal :"su"
Cara Instalasi Linux Suse 11.0
pertama kali masukkan DVD drivernya.
lalu masuk ke dalam BIOS dan buat bootingnya dari cd
lalu tunngu sampai tampilan linux suse keluar.
kemudian pilih mode instalasi.
lalu pilih tampilan zona waktu yang akan digunakan.
lalu kita akan masuk pada tampilan desktop yang akan digunakan.silahkan pilih menurut selera anda
lalu kita akan masuk kedalam tampilan untuk mempartisi harddisk yang akan digunakan.pertama kita pilih partition based dan pilih create new partition.

lalu kita akan masuk ke dalam tampilan setting instalasi. lalu klik install
lalu kita akan masuk preparing harddisk
setelah selesai kita akan masuk diploying instalation image.Tunggu sampai proses selesai lalu kita masuk ke page instalation.
Setelah itu masuk ke pengaturan dasar
dan selesai dech......
lalu masuk ke dalam BIOS dan buat bootingnya dari cd
lalu tunngu sampai tampilan linux suse keluar.
kemudian pilih mode instalasi.
lalu pilih tampilan zona waktu yang akan digunakan.
lalu kita akan masuk pada tampilan desktop yang akan digunakan.silahkan pilih menurut selera anda
lalu kita akan masuk kedalam tampilan untuk mempartisi harddisk yang akan digunakan.pertama kita pilih partition based dan pilih create new partition.
- Pada preaparing hard disk setup 1 pilih costume partitioning (for experts), Lanjuuut...
- Pada experts partitioner pilih/dev/sda1 kemudian klik create pilih primary partition klik OK
- Pada format file system pilih swap, pada start silinder tulis 2000 pada end, tulis +1M dan pada mount point swap. OK
- Cretate pada /dev/sda2 pilih primary partition OK. Akan muncul tampilan selanjutnya langsung tekan OK
- Create pada /dev/sda3 pilih primary partition pada mount point pilih /home. Kemudian OK klik next
- Secara otomatis akan kembali ke sugested partitioning. Lanjut..
- Masukkan nama dan Password.
lalu kita akan masuk ke dalam tampilan setting instalasi. lalu klik install
lalu kita akan masuk preparing harddisksetelah selesai kita akan masuk diploying instalation image.Tunggu sampai proses selesai lalu kita masuk ke page instalation.
Setelah itu masuk ke pengaturan dasardan selesai dech......
Selasa, 16 September 2008
Langganan:
Postingan (Atom)




